Tingkatkan Kompetensi Penyuluh Pendamping, BRMP Bengkulu Ikuti Workshop Pendamping Brigade Pangan
Selasa, 02/09/2025, Workshop Pendamping Brigade Pangan Tahun 2025 diselenggarakan di Provinsi Bengkulu. Acara pembukaan dilaksanakan secara hybrid yang dihadiri Ka BBPMKP Ciawi, Kadis TPHP Provinsi Bengkulu, Ka BRMP Bengkulu, Ka UPTD Pelatihan dan Penyuluhan Provinsi Bengkulu, Tim SMK PPN Sembawa, serta pendamping Brigade Pangan se Provinsi Bengkulu.
Acara diawali dengan sambutan dari Kasubag Tata Usaha SMK PPN Sembawa (Syamsiah) yang menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari upaya mendorong kegiatan swasembada pangan Indonesia. Brigade Pangan (BP) hadir menjadi garda terdepan, yang siap bergerak dalam menjalankan ketersedian, keterjangkauan, dan kestabilan pangan. Para peserta workshop akan diberikan pengetahuan, keterampilan, dan siap untuk mengaplikasikannya dilapangan. Peserta bimtek sebanyak 45 pendamping BP dari 9 kabupaten. Diharapkan kegiatan workshop dapat menambah pengetahuan para peserta dan dapat menyamakan presepsi para peserta tentang BP dan bagaimana peran BP dilapangan.
Selanjutnya Kepala BBPMKP Ciawi (Sukim Supandi) menjelaskan bahwa Provinsi Bengkulu memperoleh target 59 BP tahun 2025, dan sudah terbentuk 56 BP. Selain workshop pendamping BP dan bimtek BP yang dilaksanakan SMK PPN Sembawa, akan dilaksanakan juga pelatihan penguatan kelembagaan BP dari BBPMKP Ciawi dan Bapeltan Lampung. Kepada para peserta workshop diharapkan dapat mengikuti kegiatan workshop dengan baik.
Kepala Dinas TPHP Provinsi Bengkulu (Rosmala Dewi) menyampaikan bahwa kegiatan workshop merupakan kegiatan untuk mendampingi program cetak sawah rakyat dan optimasi lahan. Brigade Pangan merupakan kelembagaan ekonomi petani baru sehingga terlebih dahulu perlu dilakukan peningkatan kapasitas penyuluh pendampingnya. Penyuluh pendamping dapat mejadi fasilitator untuk kegiatan BP, menjadi motivator, komunikator, serta inovator. Diharapkan ada juga workshop alsintan modern, agar BP bisa mandiri, produktif dan mampu mengelola pertanian modern untuk mendukung swasembada pangan.
Semoga workshop ini sukses sehingga dapat meningkakan kompetensi pendamping Brigade Pangan.